Klinik Apollo | Testosteron Merupakan Ciri Ciri Impotensi?
Hormon testosteron memang identik sebagai hormon pria, hormone tersebut berhubungan dengan libido pria, ketahanan energi, dan pembentukan massa otot, lalu bagaimana ciri ciri impotensi? Klinik Apollo | Hormon ini akan mengubah suara seorang pria menjadi lebih berat ketika masuk masa pubertas. Nah bagaimana jika seorang pria mengalami gangguan testosteron? Apakah gangguan hormon bisa menyebabkan disfungsi seksual?
Gangguan Testosteron Merupakan Ciri Ciri Impotensi? - Klinik Apollo
Penurunan kadar hormon testosteron pada kalangan pria disebut dengan hipogonadisme. Penurunan kadar tersebut terjadi secara alami seiring dengan bertambahnya usia soerang pria. Penurunan tersebut tidak hanya menimbulkan ciri ciri impotensi saja. Jika hormon tersebut mengalami penurunan, seseorang akan kehilangan sedikit massa otot, sel darah merah, gangguan hati, peningkatan lemak dan depresi.
Ciri ciri impotensi yang disebabkan oleh gangguan hormon testosteron memang jarang terjadi. Maka dari itu, ada baiknya jika seorang pria rutin periksakan kadar hormon testosteron dengan melakukan tes darah. Hormon testosteron dikatakan sangat rendah apabila angkanya kurang dari 8, apabila seorang pria positif mengalami penurunan kadar hormon, dokter akan sarankan untuk melakukan terapi pengganti testosteron.
Apa Yang Terjadi Jika Seorang Pria Kekurangan Hormon Testosteron? – Klinik Apollo
Berkurangnya hormon testosteron sebenarnya menjadi kondisi yang alami, disebabkan faktor usia. Namun kondisi tersebut bisa dipicu oleh infeksi atau cedera pada penis dan akhirnya penis terlalu sedikit produksi hormon jenis testosteron. Selain karena infeksi atau cedera pada penis, kekurangan hormon juga bisa dipicu oleh kelainan genetik atau efek samping dari obat-obatan tertentu.
Ketika pria alami penurunan jumlah hormon, mereka akan memperoleh tanda dan gejala yang berhubungan dengan ciri ciri impotensi, seperti berkurangnya hasrat berhubungan seks atau berkurangnya frekuensi ereksi. Selain beberapa hal di atas, berkurangnya kadar testosteron bisa diiringi dengan tanda dan gejala lain yang mencakup perubahan fisik, diantaranya :
- Berkurangnya rambut di bagian tubuh.
- Tubuh menjadi mudah lelah.
- Tulang mengalami kerapuhan.
- Lemak serta kolesterol tubuh meningkat.
- Kekuatan dan massa otot berkurang.
Selain perubahan fisik, kekurangan hormon testosteron bisa berdampak pada psikis seseorang. Perubahan tersebut antara lain merasa sedih, depresi, penurunan kepercayaan diri, mempunyai masalah pada fokus dan gangguan tidur.
Begini Tanda Kalau Hormon Testosteron Mulai Menurun – Klinik Apollo
Tanda dan gejala yang biasanya tidak disadari kalangan pria, beberapa ciri seseorang mengalami penurunan hormon testosteron yakni :
- Mengalami penurunan massa otot.
- Mengalami gangguan ereksi.
- Kehilangan gairah ketika berhubungan seksual.
- Sering mengantuk setelah makan.
- Rambut pada tubuh mengalami kerontokan.
Jika kondisi tersebut sudah ditemukan sedini mungkin, masalah ini bisa diatasi dengan melakukan terapi hormon untuk perbaiki massa otot dan menurunkan kadar gula darah. Jika Anda punya keluhan dengan masalah kesehatan, lebih baik segera diskusikan pada dokter berpengalaman.
Kami Klinik Apollo akan membantu semua masalah yang Anda alami dengan sepenuh hati. Kami mempunyai visi dan misi memudahkan semua pasien yang sudah percayakan kinerja profesional di klinik kami. Jika Anda sibuk, terdapat fitur live chat yang bisa di aplikasikan untuk berkonsultasi secara online.
Dokter akan memberi arahan dan informasi mengenai masalah yang menyerang Anda. Jika kondisi tersebut mengharuskan Anda untuk menjalankan perawatan, dokter akan menyarankan Anda untuk mengunjungi klinik yang terletak di Jakarta. Lakukan semua penanganan bersama klinik kami. Untuk reservasi bisa hubungi kontak person di 081233881616. Demikian kami sampaikan mengenai ciri ciri impotensi, semoga bermanfaat.

Comments
Post a Comment