Apa Saja Sih Bahaya Kulup Panjang?


Bahaya kulup panjang adalah efek dan resiko yang akan dialami oleh pengidap kulup panjang yang pengobatannya ditunda tunda, dan bahaya kulup panjang lainnya akan dijelaskan sebagai berikut :

• Kondisi Kulup yang terlalu panjang akan mempengaruhi libido serta mempengaruhi gairah kenikmatan saat berhubungan seksual pada dua pihak.

• Mempengaruhi kenyamanan saat beraktifitas, dan terasa sakit jika tergesek pakaian.

• Pengidap kulup panjang cenderung memainkan kulup penis, sehingga dapat meningkatkan resiko terjadinya infeksi pada penis.

• Kondisi libido akan melemah.

• Bentuk kulup yang terlalu panjang membungkus penis akan mengurangi sensitivitas kepala penis yang dapat menimbulkan tidak ejakulasi bahkan sampai impotensi.

Apa Itu Kulup Panjang?

Kulup panjang merupakan salah satu penyakit serius bagi pria pengidap penyakit kulup panjang ini lebih banyak terjadi pada pria yang belum melakukan khitan dewasa atau sunatan. Kulup panjang adalah kondisi dimana ujung penis tertutup sepenuh nya dengan kulup saat tidak ereksi. Kulup atau yang biasanya disebut dengan kulit khatan sendiri adalah suatu lipatan yang berlipat ganda yang biasanya terjadi pada otot polos, pembuluh darah, neuron, kulit, dan selaput lendir yang menutupi kepala penis.

Tanda Dan Gejala Kulup Panjang

Kulup panjang sangat dapat memperhambat pertumbuhan penis dan juga menyebabkan masalah serius pada penis. Biasanya orang yang mengidap penyakit kulup panjang ini akan kedapatan tanda dan gejala seperti berikut :

• Kulit penis berwarna kemerahan.membengkak,rasa terbakar, dan gatal gatal.

• Saat membuka permukaan kulup, bagian dalam kulup terlihat erosi, eksudat bahkan, perdarahan.

• Setelah terinfeksinya sekunder dapat terlihat adanya ulkus, sekretpurulen susu yang berbau tidak sedap/ bau busuk.

Penyebab Kulup Panjang

Sebagian besar kasus kulup panjang biasanya disebabkan karena penderita tidak sunat. Hal ini membuat kulit kulup tidak dapat ditarik kebelakang atau mundur melewati kepala penis saat ereksi dan kondisi ini disebut phimosis.  Phimosis muncul dalam bentuk cincin ketat atau (karet gelang) yang melingkari kulup di ujung penis, sehingga dapat mencegah kulit kulup tertarik penuh sampai ke belakang. Phimosis juga dapat menyebabkan peradangan pada penis yang disebut balanitis, atau peradangan pada kedua kelenjar dan kulup, dua peradangan ini termasuk dalam bahaya kulup panjang, kondisi ini keduanya cenderung disebabkan karena kebersihan yang buruk atau tidak baik menjaga kebersihan pada Mr P.

Biasanya fimosis adalah hanya menyerang pada pria yang tidak di sunat karena kulit khatan masih melekat pada kelenjar. Ini lah beberapa hal penyebab seorang pria mengalami phimosis adalah sebagai berikut, diantaranya :

• Mengalami infeksi saluran kemih berulang.
• Trauma kulup.
• Mengalami infeksi kulup.
• Infeksi jamur.
• Kebersihan Mr P yang buruk.

Dan itulah hal yang dapat menyebabkan pria mengalami phimosis.

Ini Dia Cara Mengatasi Bahaya Kulup Panjang

Karena bahaya kulup panjang ini sangat berpengaruh dalam kehidupan pria, cara yang paling disarankan oleh dokter untuk mengatasi kulup panjang ini adalah dengan melakukan khitan dewasa atau sunat terlebih karena si penderita telah mengalami fimosis. Selain itu sunat ataupun memotong atau menghilangkan sebagian atau seluruh kulit penutup pada Mr P dapat memiliki banyak manfaat bagi kesehatan mulai dari mempengaruhi gairah seksual, mencegah penyakit kelamin sampai mencegah dari kondisi phimosis.

Kemudian dimanakah Anda dapat melakukan sunat dewasa? mari berkonsultasi dengan kami di Klinik Apollo. Jika Anda malu, kami Klinik Apollo bisa menjaga rahasia Anda, dan apabila Anda ingin bertanya tanya mengenai bahaya kulup panjang bisa berkonsultasi dengan kami, informasi lebih jelas nya Anda dapat berkonsultasi melalui nomor berikut 081233881616, demikian pembahasan kami tentang bahaya kulup panjang, semoga bermanfaat bagi Anda semua.

Comments

Popular posts from this blog

Klinik Apollo Bagus Tidak Menangani Operasi Keperawanan

Klinik Apollo Harga Apakah Mahal?

Gangguan Testosteron Merupakan Ciri Ciri Impotensi?